You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Djarot Minta Distribusi Beras dari TKD Diperhatikan
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Djarot Minta Kebijakan TKD Beras Dimatangkan

Harus ada kepastian distribusi sebelum menerapkan kebijakan ini. Makanya harus dikaji lebih dalam lagi

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat meminta kebijakan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) dalam bentuk beras dikaji dengan benar. Salah satunya, mengenai distribusi beras kepada PNS yang jumlahnya mencapai 69 ribu orang.

"Harus ada kepastian distribusi sebelum menerapkan kebijakan ini. Makanya harus dikaji lebih dalam lagi," kata Djarot, saat rapat pimpinan (rapim) di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (7/3).

DKI Gandeng Jatim Penuhi Ketersediaan Beras dan Daging

Djarot menambahkan, kebijakan ini diharap tidak memicu gejolak di kalangan PNS. Karena pembelian beras tersebut diambil dari nilai TKD yang diterima oleh masing-masing PNS.

"Jangan sampai nanti ada yang teriak-teriak. Karena kan standar setiap keluarga beda-beda," ucapnya.

Dirinya meminta agar ada rapat yang lebih fokus membahas kebijakan tersebut. Diharapkan kebijakan tidak memberatkan semua pihak, sehingga tidak ada yang dirugikan.

"Jadi ini tujuannya bukan hanya sekadar monopoli perdagangan. Tapi monopoli itu betul-betul menguntungkan petani dan semua pihak," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

    access_time02-10-2026 remove_red_eye3332 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

    access_time02-10-2026 remove_red_eye2957 personAnita Karyati
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye2692 personNurito
  4. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1377 personFolmer
  5. Inflasi Jakarta 0,13 Persen, Daging Ayam, Cabai, dan Beras Jadi Penyumbang Utama

    access_time03-10-2026 remove_red_eye1138 personFakhrizal Fakhri